DAFTAR JUARA DAN PERINGKAT PROLIGA DARI TAHUN 2002-2016

Elektrik PLN saat Juara Proliga 2011



Kompetisi bola voli profesional Indonesia (proliga) telah memasuki gelaran ke 15. Banyak tim telah merasakan manisnya gelar juara dan pahitnya kekalahan di final. Namun, banyak pula tim yang tidak dapat meneruskan kiprahnya lantaran kekurangan dana, seperti Jakarta Monas, Jakarta Phinisi, Bandung Tectona, Bandung Alko, Bandung Art Deco, Yogya Yuso, Semarang bank Jateng dan lainnya.

Namun dari kesemua tim di atas, masih banyak tim yang tetap konsisten dalam mengarungi kompetisi seperti Jakarta elektrik PLN, dan Surabaya Samator, Bank Sumsel Babel dan lainnya.

Nah berikut Daftar nama juara dari sektor Putra dan Putri sejak kompetisi Proliga pertama digelar pada 2002 lalu. sumber : volimania.org


Daftar Ranking Tim Proliga Indonesia
Rank
Tahun 2002
Putra
Putri
1
Bandung Tectona
Jakarta Monas
2
Surabaya Flame
Gresik Phonska
3
Jakarta Monas
Jakarta Phinisi
4
Yogya Yuwana
Bandung Tectona
5
Jakarta Phinisi
Jakarta Princess
6
Jakarta Sananta
Bogor Tunas
7
Jakarta Patriot
Yogya Yuwana
8
Bogor Tunas
Jakarta Patriot
Rank
Tahun 2003
Putra
Putri
1
Jakarta Phinisi Bank BNI
Bandung Artdeco Bank Jabar
2
Surabaya Flame Samator
Gresik Phonska Petrokimia
3
Yogya Gunadarma
Jakarta Monas Bank DKI
4
Bandung Tectona
Jakarta Phinisi Bank BNI
5
Jakarta Monas Bank DKI
Bandung Tectona
6
Jakarta Sananta
Yogya Gunadarma
Rank
Tahun 2004
Putra
Putri
1
Surabaya Flame Samator
Jakarta Electric
2
Bandung Telkomsel
Jakarta Monas Bank DKI
3
Yogya Gunadarma
Bandung Artdeco Bank Jabar
4
Jakarta Monas Bank DKI
Jakarta Phinisi Bank BNI
5
Jakarta Phinisi Bank BNI
Gresik Phonska
6
Semarang Berlian
Yogya Gunadarma
Rank
Tahun 2005
Putra
Putri
1
Jakarta 46 BNI
Jakarta 46 BNI
2
Jakarta Monas Bank DKI
Jakarta Electric PLN
3
Surabaya Samator
Bandung Artdeco Bank Jabar
4
Jakarta Electric PLN
Jakarta Monas Bank DKI
5
Yogya Tomkins
Gresik Phonska Bank Jatim
6
Jakarta Sananta
Yogya Tomkins
Rank
Tahun 2006
Putra
Putri
1
Jakarta BNI Taplus
Bandung Artdeco Bank Jabar
2
Surabaya Samator
Gresik Phonska
3
Bandung BSI
Jakarta BNI Taplus
4
Jakarta P2B Sananta
Jakarta Electric PLN
5
Jakarta Monas Bank DKI
Jakarta Monas Bank DKI
6
Yogya Yuso Tomkins
Yogya Yuso Tomkins
Rank
Tahun 2007
Putra
Putri
1
Surabaya Samator
Surabaya Bank Jatim
2
Jakarta BNI Taplus
Gresik Petrokimia
3
Yogya Yuso Tomkins
Jakarta Electric PLN
4
Jakarta P2B Sananta
Jakarta BNI Taplus
5
Bandung Tectona
Jakarta Popsivo Polwan
6
Semarang Pemkot Bank Jateng
Rank
Tahun 2008
Putra
Putri
1
Jakarta P2B Sananta
Surabaya Bank Jatim
2
Jakarta BNI Taplus
Jakarta Electric PLN
3
Bantul Yuso Tomkins
Jakarta BNI Taplus
4
Surabaya Samator
Gresik Petrokimia
5
Jember Pemkab Indomaret
Jakarta Popsivo Polwan
6
Bogor Prayoga unitas
Rank
Tahun 2009
Putra
Putri
1
Surabaya Samator
Jakarta Electric PLN
2
Jakarta P2B Sananta
Surabaya Bank Jatim
3
Palembang Bank Sumsel
Jakarta BNI Taplus
4
Bantul Yuso Tomkins
Gresik Petrokimia
5
Jember Indomaret
Jakarta Popsivo Polwan
6
Jakarta BNI Taplus
Bogor Prayoga unitas
Rank
Tahun 2010
Putra
Putri
1
Jakarta BNI 46
Jakarta BNI 46
2
Surabaya Samator
Jakarta Electric PLN
3
Jakarta Sananta
Gresik Petrokimia
4
Palembang Bank Sumsel babel
Jakarta TNI AU
5
Bantul Yuso Gunadarma
Jakarta Popsivo Polwan
Rank
Tahun 2011
Putra
Putri
1
Palembang Bank Sumsel babel
Jakarta Electric PLN
2
Jakarta Sananta
Jakarta Popsivo Polwan
3
Surabaya Samator
Gresik Petrokimia
4
Jakarta Electric PLN
Jakarta TNI AU
5
Semarang Bank Jateng
Bandung Alko
6
Jogja Yuso Gunadarma
Jakarta BNI 46
7
Jakarta BNI 46
Bontang LNG Badak
Rank
Tahun 2012
Putra
Putri
1
Jakarta BNI 46
Jakarta Popsivo Polwan
2
Semarang Bank Jateng
Jakarta Electric PLN
3
Jakarta Pertamina
Bontang LNG Badak
4
Palembang Bank Sumsel babel
Jakarta TNI AU
5
Jakarta Sananta
Jakarta BNI 46
6
Jogja Yuso
Indramayu Alko
7
Surabaya Samator
Gresik Petrokimia
8
Jakarta Electric PLN
Rank
Tahun 2013
Putra
Putri
1
Palembang Bank Sumsel babel
Jakarta Popsivo PGN
2
Jakarta BNI 46
Manokwari Valeria Papua Barat
3
Surabaya Samator
Gresik Petrokimia
4
Jakarta Sananta Indocement
Jakarta Electric PLN
5
Jakarta Pertamina Energi
Jakarta Pertamina Energi
6
Semarang Bank Jateng
Jakarta BNI 46
7
Jakarta Electric PLN
Jakarta TNI AU
Rank
Tahun 2014
Putra
Putri
1
Surabaya Samator
Jakarta Pertamina Energi
2
Jakarta Pertamina Energi
Manokwari Valeria Papua Barat
3
Jakarta Electric PLN
Jakarta Popsivo PGN
4
Palembang Bank Sumsel babel
Jakarta Electric PLN
5
Solo Bank Jateng
Gresik Petrokimia
6
Jakarta BNI 46
Jakarta BNI 46
7
Jakarta Bank DKI
Rank
Tahun 2015
Putra
Putri
1
Jakarta Electric PLN
Jakarta Electric PLN
2
Surabaya Samator
Jakarta Popsivo PGN
3
Jakarta Pertamina Energi
Jakarta Pertamina Energi
4
Jakarta BNI 46
Jakarta BNI 46
5
Palembang Bank Sumsel babel
Gresik Petrokimia
6
Jakarta Bank DKI
7
Manokwari Valeria Papua Barat
Rank
Tahun 2016
Putra
Putri
1
Surabaya Samator
Jakarta Electric PLN
2
Jakarta BNI Taplus
Jakarta Pertamina Energi
3
Jakarta Pertamina Energi
Gresik Petrokimia
4
Palembang Bank Sumsel babel
Jakarta Popsivo PGN
5
Bekasi BVN
Bekasi BVN
6
Jakarta Electric PLN


Mudah-mudahan, kedepannya akan tercipta lagi kompetisi yang lebih seru serta bisa menyumbangkan atlet-atlet unggulan untuk timnas agar prestasi Indonesia bisa lebih baik lagi.

PROFIL SERDA RINDI PUSPANINGRUM, TENTARA CANTIK DI ARENA VOLI INDONESIA

Rindy Puspaningrum



Banyak anggota TNI yang merintis karier di dunia olahraga. Salah satunya Sersan Dua (Serda) Rindy Puspaningrum. Anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) ini aktif berkiprah di cabang olahraga bola voli.

Wanita kelahiran Sumedang, 25 Januari 1993, ini telah menggeluti olahraga bola voli sejak usia 9 tahun. Saat masih duduk di bangku kelas tiga di Sekolah Dasar Darangdan, Sumedang.
Saat usia anak-anak itu, Rundy sudah bergabung dengan OSAS, klub bola voli lokal ternama di Sumedang. Dia berlatih dengan tekun. Setiap sore dia selalu bergumul dengan bola voli. Bakat Rindy terlihat oleh pelatih senior.

Saat berusia 14 tahun, Rindy ikut orangtua hijrah ke Kota Bandung. Di kota baru ini, dia melanjutkan sekolah ke tingkat SMPN 170 Bandung. Di sanalah dia bergabung dengan klub bola voli Bandung Tectona.

Tak sembarang orang bisa bergabung di klub ini. Hanya atlet pilihan saja yang bisa diterima. Dan Rindy bisa masuk ke Bandung Tectona dengan mudah.

“Semenjak SMP, nilaiku agak turun, tapi tetap masuk 10 besar. Waktunya terbagi dengan kegiatan bola voli,” kata Rindy sebagaimana dikutip Dream dari laman tni.mil.ad, Rabu 12 Agustus 2015.
Di klub baru ini, Rindy berlatih bersama para pemain senior dan digembleng oleh pelatih profesional. Kemampuannya pun semakin matang. Pemain yang berperan sebagai Spiker itu merasa senang dan nyaman bisa bermain dengan para senior.



“Kakak-kakak di sini selalu mendukung saya dan sering memberi masukan, malah aku disayang sama senior,” tambah perempuan bertinggi badan 175 sentimeter itu.

Kemampuan Rindy semakin terasah. Dia kerap tampil di berbagai ajang bergengsi. Antara lain Kejuaraan Nasional sejak 2006 hingga sekarang. Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII, dia menjadi atlet voli termuda.

Pada tahun 2007, penggemar nasi goreng ini terpilih menjadi salah satu atlet yang dikirim ke Kuba. Di sana, wanita yang menjadi anggota Kowad sejak 23 Maret 2013 ini mengasah kemahiran bermain voli.
Saat duduk di bangku SMA, prestasi Rindy di cabang voli semakin mencorong. Tak hanya di Bandung Tectona, dia juga bermain di klub sohor di ajang nasional Pro Liga. “Voli itu hidup saya lho, jadwal bertanding bertabrakan dengan waktu sekolah, terpaksa bolos deh,” tutur Rindy.

TNI AD mendukung penuh kiprah Rindy sebagai atlet voli. Bergabungnya Rindy dalam tim voli Mabesad, membuat tim TNI AD sulit dibendung. Dan bintang wanita yang saat ini menjadi staf Markas Besar TNI AD itu kini tengah bersinar terang.

Selama berada dalam pembinaan Persatuan atlet bola voli TNI, Rindy pernah direkrut oleh beberapa klub yang telah memiliki nama besar seperti Bank DKI, Popsivo Polwan, Electric PLN, dan beberapa klub besar lainnya.

dream.co.id

DAFTAR KLUB KHUSUS PEMBINAAN, DAERAH DKI JAKARTA DAN SEKITARNYA

Klub Maluku Volleyball saat kejuaraan Liga remaja DKI

Bagi anda para orangtua, atau remaja di daerah Jakarta yang ingin mengembangkan bakat di bidang bola voli, mungkin agak sedikit kebingungan ketika hendak mencari klub Bola voli yang dikhususkan untuk pembinaan. nah kali ini kami akan coba sharing beberapa daftar klub pembinaan bola voli di daerah Jakarta dan sekitarnya untuk anda :
  1. PBV MALUKU Jakarta
  • Lokasi latihan : GOR Hall Volley senayan (samping hotel Mulia)
  • waktu Latihan : Senin, Kamis, Sabtu (18.30 – 21.30)
  • Coach : Viktor Laiyan, Om Rudi, Om Erwin
2. PBV JVC (Jaya Voleball Club) Jakarta
  • Lokasi Latihan : GOR Hall Volley senayan (satu tempat dengan PBV Maluku)
  • Waktu Latihan : Rabu, Jum’at, Minggu (18.30 -21.00)
3. PBV VOBGARD Ragunan
  • Lokasi latihan : GOR Ragunan
  • Waktu latihan : Minggu (07.00-selesai)
4. PBV Barata Muda Pasar Minggu
  • Lokasi Latihan : Gedung Balai Rakyat Pasar Minggu
  • Waktu Latihan : Selasa dan Jumat (18.30 – 22.00)
  • Coach : Babeh Sarmili, dan Eko Pachong

5. PBV Meteor Cibubur Jaktim
  • Lokasi Latihan : GOR Taman Bunga Cibubur
  • Waktu Latihan : Rabu,Kamis dan Sabtu (17.00-19.30) di GOR Taman Bunga Cibubur dan pada hari minggu di GOR Satwal Polri (08.00-12.00)
6. PBV KARUCI Jaktim
  • Lokasi Latihan : GOR Taman Bunga Cibubur
  • Waktu Latihan : Sabtu 18.00 – 21.00, Minggu 10.00 – 14.00
7. PBV VIKING Jakarta Utara
  • Lokasi Latihan : Balai Rakyat Semper/direnovasi (sementara Pindah Ke GOR Jakarta Utara Tanjung Priok)
  • Waktu latihan : Kamis (18.30), Minggu (16.00).
8. MATADOR
  • Lokasi latihan:GOR Taman Bunga Cibubur, Jakarta Timur
  • Jadwal latihan:-Senin: 17.00-19.00 -Rabu: 17. 00-21. 00 -Sabtu: 11. 00-21. 00
    contact person: 081280322669 (Bayu)
9. PBV PERVINA Senen
  • Lokasi Latihan : Gelanggang Remaja Jakarta Pusat, Senen (samping Stasiun Senen)
  • Jadwal Latihan : Sabtu _ Minggu (13.00- 16.00)
Selain tim-tim yang disebutkan di Atas, masih banyak Klub pembinaan Bola Voli yang ada di Jakarta, namun admin kurang mengetahui jadwal dan tempat latihan tetapnya.

CARA MELATIH TIMMING SAAT SMASH

Timming saat smash


Timing yang tepat pada saat smash menentukan kekuatan pukulan yang dihasilkan. Terkadang, ketika timming kita tidak tepat, pukulan yang dihasilkanpun akan memble, dan tak bertenaga,. Untuk itulah diperlukan latihan yang tepat gar timming kita saat meloncat dan memukul bola bisa lebih baik lagi.

Bagi anda yang berlatih di klub mungkin teori ini sudah sangat biasa. Namun bagi anda yang berlatih secara autodidak tentu tips ini bisa membantu anda.

Berikut cara melatih timing smash bola voli agar pas/tepat :

1. Gerakan melangkah kaki
Melakukan timing smash memang mengharuskan kita berlatih untuk terus melakukan gerakan kaki dengan sangat pas. Latihlah langkah anda dari berapa langkahkah anda akan melakukan smash, perkirakan arah datangnya bola dari tosser, dan lompatlah setinggi-tingginya sampai anda menemukan timming yang pas.
Melakukan gerakan timing membuat kita harus bisa berjalan dengan sangat perlahan. Berlari atau berjalan terburu-buru hanya akan membuat timing smash anda tidak membuahkan hasil dengan maksimal.

2. Melatih perantara dinding
Berlatih timing smash dengan bantuan pantulan dinding itu akan sangat baik untuk membuat anda lebih bisa melakukan timing dengan baik. pose pemantulan ke dinding itu juga memiliki kesamaan ketika anda menggunakan bola langsung. Jika ingin mendapatkan hasil smash dengan baik maka anda harus mencoba teknik ini. melakukan ini juga akan membuat anda menjadi terbiasa dan tidak akan canggung lagi. lakukan saja secara rutin agar nanti hasil timing smash anda memberikan hasil yang maksimal.


3. Berlatih tapa menggunakan bola
Anda bisa berlatih seolah-olah melakukan smash di depan net, atau ketika anda di rumah dengan menggunakan alat sederhana seperti menggantung balon di atap. berlatih timing smash namun tidak menggunakan bola akan membantu anda untuk menjadi terbiasa. Kebiasaan itu tentu akan sangat baik manfaatnya ketika anda sudah mahir dan anda akan memegang bola langsung. Cara ini cukup membantu jika di lakukan secara rutin. Lakukan gerakan ini sampai anda rasa sudah mendapatkan hasil yang maksimal.

4. Biasakan melatih otot tangan
Melakukan gerakan timing smash itu akan sangat memerlukan gerakan otot tangan. Maka dari itu melakukan olahraga yang memang memiliki manfaat untuk memperkuat otot tangan itu memiliki manfaat yang sangat baik. olahraga seperti apa sih yang bisa memiliki manfaat baik untuk otot tagan? Anda bisa melakukan push uap, pull-up, dan joging dengan membawa barbel, yang sangat baik untuk bisa di lakukan di rumah.


Demikian cara sederhana untuk melatih timming yang pas ketika melakukan smash. Anda bisa melakukan variasi lainnya saat latihan. Dan jangan lupa, konsisten dalam lmelakukannya.

INDONESIA RAIH HASIL POSITIF DI LAGA PERDANA DI ASEAN SHOOL GAMES 2016, DAN SUSUNAN PEMAIN

sumber : fb coach Odik Hermanto

Tim Indonesia yang berlaga di Asean School Games 2016 berhasil meraih kemenangan pertamanya usai menundukan Malaysia dengan skor 3-0. Hasil positif ini sangat penting untuk menghadapi laga selanjutnya yang lebih berat.

Kemenangan Doni Haryono dan kawan-kawan diperoleh dengan relatif mudah. Set pertama, timnas berhasil unggul dengan skor 25-11. Beberapa kali smash keras dari Doni tidak bisa dibendung oleh tim lawan.

Pada set kedua, timnas agak mengendurkan serangan. Hal ini membuat timnas Malaysia berhasil keluar menekan dan membuat skor beberapa kali Imbang. Namun Instruksi dari pelatih Odik Hermanto agar pemain kembali berkonsentrasi pada permainan membuat Indonesia berhasil keluar dari tekanan dan menang dengan skor 25-23.

Di set ketiga, timnas kembali bermain lepas dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Tak ingin bermain terlalu lama, timnas akhirnya menang dengan skor 25-14.

Pelatih Odik Hermanto mengatakan bahwa “ para pemain tampil penuh semangat pada set pertama, namun pada set kedua sempat lengah dan menganggap enteng lawan serta terbawa irama permainan musuh”. Namun ketika diingatkan kembali, mereka akhirnya kembali tampil spartan pada set ke 3.

Berikut susunan pemain tim Indonesia pada Asean School Games 2016 Chiangmai Thailand :Haris Angara, Kaula Nurhidayat, Risky Ramadhan,  Vieri Bagus Pryawardhana, Figola Rashad Yudha, Noviar Aris, Dony Haryono, Wendy Adi, Bagus Dwi, Antono Dwiki  Chandra, Moza Ramadhan, Ferry.
Coach : Odik Hermanto
Trainer : Dadang Sudrajat.