MESKI KALAH DARI JEPANG, TIMNAS INDONESIA ALAMI PENINGKATAN PERMAINAN



Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tim Jepang dalam final VTV Cup 2017
Timnas bola voli putri Indonesia akhirnya harus puas sebagai runner-up turnamen Piala VTV 2017. Skuat Merah Putih dikalahkan timnas Mahasiswa Jepang dengan skor 0-3 (14-25, 19-25, 14-25) pada partai final yang berlangsung di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Vietnam, Sabtu (15/7/2017).

Tim Jepang yang dipersiapkan menghadapi Universiade di Taiwan, Agustus mendatang itu tidak kehilangan satu set pun dari lima laga yang dijalani pada 8-15 Juli ini.

Sebelumnya, Indonesia kalah 0-3 dari Jepang pada babak penyisihan Grup B.
Prestasi tahun ini lebih baik dari 2016. Saat itu, tim Indonesia yang diwakili klub BVN Bekasi plus meraih peringkat ketiga.

Pada laga yang berlangsung di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Vietnam, Sabtu (15/7/2017), Indonesia mengalami kekalahan 0-3 (14-25, 19-25, 14-25) dari Jepang.

Jepang memang tampil begitu impresif pada pertandingan ini. Mereka sanggup mengantisipasi tekanan yang dilancarkan oleh Aprilia Manganang dkk.

Pada set pertama, Jepang banyak mendulang angka berkat kepiawaian mereka dalam memblok bola. Di sisi lain, pertahanan Indonesia juga kurang optimal saat menerima serangan.

Indonesia mulai menunjukkan kebangkitan pada set kedua. Sejumlah serangan yang mereka lancarkan sukses merepotkan para pemain Jepang hingga skor menunjukkan angka 10-10.

Pertandingan berjalan semakin menarik karena Indonesia mampu mengungguli perolehan poin Jepang. Akan tetapi, situasi berubah pada pengujung set kedua dan Jepang akhirnya kembali mengantongi kemenangan.

Kalah dua set beruntun, Indonesia pantang menyerah. Tim asuhan Risco Herlambang mencoba untuk memperbaiki permainannya dan berhasil mencatatkan keunggulan 10-9 atas Jepang.

Namun, lagi-lagi performa Indonesia mengendur. Jepang bermain lebih cekatan melalui pukulan-pukulan cerdik yang gagal diantisipasi para pemain Indonesia.
Pertandingan set ketiga akhirnya dimenangi oleh Jepang dan mereka berhak menggondol gelar juara VTV International Volleyball Cup 2017.
Wilda Siti Nurfadillah melancarkan smash ke arah pemain Jepang
Meski Indonesia kalah, pencapaian mereka pada tahun ini sudah melampaui edisi sebelumnya. Pada tahun lalu, Indonesia hanya menduduki urutan ketiga.

Menurut pelatih timnas putri Indonesia, Risco Herlambang, perlawanan tim asuhannya menghadapi Jepang meningkat dibanding pertemuan pada babak penyisihan.

Menurut Risco, tim mahasiswa Jepang ini sangat bagus, baik secara tim maupun individu.

"Mereka sangat kompak dalam permainan sehingga anak-anak kesulitan menghadapi Jepang," ujar Risco.

Risco mengatakan bahwa dia mendapat banyak pelajaran berharga dari event tahunan ini.

"Dari latihan selama sebulan di Padepokan Voli Sentul, hasilnya bisa kami lihat di Vietnam ini," ucap mantan libero timnas putra ini.

Tim Indonesia yang disiapkan menuju SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia yang akan berlangsung 19-30 Agustus ini mengantar dua pemainnya meraih gelar individu.

Aprilia Manganang mendapat penghargaan sebagài spiker terbaik, sedangkan kapten tim, Wilda Siti Nurfadillah menjadi blocker terbaik. 

Adapun Vietnam A menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan tim asal Korea Selatan, Suwon City 3-0.

Berikut peringkat lengkap VTV Cup 2017.
1. Jepang
2. Indonesia
3. Vietnam A
4. Suwon City Korsel
5. Vietnam B
6. China
7. Thailand

LIBAS VIETNAM SENIOR, INDONESIA LOLOS KE FINAL VTV CUP 2017

Pertandingan seru dan menegangkan terjadi saat Indonesia melawan Vietnam

Tim bola voli putri Indonesia lolos ke final VTV International Volleyball Cup 2017 setelah mengalahkan tuan rumah Vietnam A 3-2 (21-25, 20-25, 25-23, 25-19, 15-12) pada laga semifinal yang berlangsung Kamis (13/7/2017).

Bermain di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Vietnam, Indonesia sempat tertinggal dua set terlebih dulu dari sang tuan rumah. Namun, Indonesia perlahan bangkit dan mampu memenangi tiga set berikutnya.

Pada babak final, tim besutan Risco Herlambang akan berhadapan dengan pemenang antara Jepang dan Suwon City Korea Selatan yang baru bertanding pada Jumat (14/7/2017).

Risco mengakui bahwa anak asuhnya banyak melakukan kesalahan pada dua set awal. Meski begitu, Risco memakluminya karena sedang mencari komposisi pemain terbaik menjelang SEA Games 2017. "Di Vietnam ini kan uji coba, sehingga kami harus coba-coba pemain," kata Risco.

Menurut Risco, pada dua set awal diakui banyak kesalahan yang dilakukan anak asuhnya. Namun, pelatih yang sukses membawa tim bola voli putri Jawa Barat meraih medali emas PON XIX/2017 itu mengatakan set ketiga dan seterusnya mulai banyak melakukan rotasi pemain.

Pada set pertama, Risco menurunkan Wilda Siti Nurfadhilah Sugandhi, Tri Retno Mutiara, Yolla Yuliana, Nandita Ayu Salsabila, Hanny Budiarti, Aprilia Manganang, dan Berlian Marshella. Wilda dkk sempat mengimbangi skor Vietnam Dari tertinggal 7-8, 12-16 hingga mampu menyamakan menyamakan 16-16, 18-18 hingga 20-20 dan diselesaikan tuan rumah 21-25.

Pada set kedua, Indonesia tampil lebih baik. Mereka sanggup mencatatkan keunggulan 10-8 atas Vietnam. Set kedua, Risco memasukkan Asih Titi Pangestuti yang menggantikan Yolla, sedangkan Novia Andriyani dimasukkan sejak pertengahan set pertama dengan mengganti Hanny. Set ini kembali berjalan seimbang dengan saling kejar angka di awal-awal. Bahkan, Nandita Ayu dan kawan-kawan sempat memimpin 8-6, 10-8. Namun kemudian tertinggal lagi hingga 16-19 dan lagi-lagi perolehan angka mereka tersalip hingga akhirnya berujung kekalahan 20-25.

Masuknya Yolana sebagai tosser yang menggantikan Mutiara meningkatkan intensitas permainan Indonesia pada set ketiga. Dengan memainkan setter Yolana Betha Pangestika menggantikan Mutiara, Indonesia langsung menggebrak 4-1 dan 8-6. Selanjutnya tertinggal 18-21 dan disamakan kembali 22-22 dan akhirnya set ketiga dimenangkan timnas 25-23.

Kejar-mengejar angka kembali terjadi pada set ini. Namun, Indonesia mampu mengatasi situasi tersebut dan berhasil mengemas kemenangan. Pada set selanjutnya, Set keempat, tim yang disiapkan menuju SEA Games XXIX/2017 Kuala Lumpur, Malaysia ini memaksa tuan rumah bermain lima set setelah menyamakan skor 2-2 dengan keunggulan 25-19. Vietnam tak mampu membendung permainan Indonesia. Laga kemudian dilanjutkan ke set kelima dan Indonesia akhirnya berhasil melangkah ke babak final.

TIMNAS PUTRA SEMAKIN KOMPAK JELANG MENGHADAPI KEJUARAAN ASIA DI GRESIK


Timnas Putra semakin kompak dibawah arahan pelatih Samsul Jais

Pelatih tim nasional (timnas) bola voli putra Indonesia, Samsul Jais, mengakui bahwa para pemainnya sudah semakin solid menjelang uji coba jelang SEA Games 2017 di Surabaya, Jawa Timur.

SEA Games 2017 akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, 19-30 Agustus. Sebelumnya, mereka akan mengikuti Kejuaraan Bola Voli Senior Putra Asia 2017 (Asian Men's Volleyball Championship) yang berlangsung pada 24 Juli-1 Agustus.

"Setelah berlatih sekitar tiga bulan, tim semakin solid. Kerangka tim untuk try outdi Surabaya sudah dimatangkan," kata Samsul saat ditemui di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Rabu (5/7/2017). Samsul menekankan pemain untuk mengadaptasi bola voli modern karena lawan yang akan dihadapi pada Kejuaraan Asia berbeda dengan SEA Games.

"Voli modern mengutamakan kerja sama tim. Kami juga sudah mengantisipasi kondisi saat pertandingan dengan menyiapkan siapa yang menjadi tim starterdan pengganti. Tujuannya, agar mereka siap menghadapi atmosfer pertandingan di SEA Games," ucap Samsul.

Saat ini, tim pelatih masih mengutamakan latihan simulasi pertandingan kepada Agung Seganti dkk. Selain itu, pematangan strategi permainan pun juga menjadi perhatian utama mereka untuk bisa tampil moncer di ajang uji coba tersebut.  “Kejuaraan tersebut sangat penting bagi kami karena di sana kami bisa melihat letak kekuatan dan kelemahan kami sebelum maju SEA Games,” ungkap pelatih putra Samsul Jais di Jakarta, kemarin.

Dalam perjalanan menuju Kejuaraan Asia, timnas voli sempat terkendala dengan adanya pemain yang sakit.

"Quicker kami, Antho (Bertiyawan) terserang cacar, sementara kami masih lemah dengan bola-bola cepat. Karena itu, kami sudah siapkan penggantinya, Nanda (Hernanda Zulfi) dengan memberi tambahan latihan," ujar Samsul.

"Kami juga saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan. Meskipun sakit sudah ditakdirkan yang di Atas, kami harus berupaya menjaga kondisi tubuh," tutur Samsul.

Turnamen  19th Asian Senior Men Volleyball Championship akan diikuti oleh 16 tim nasional. Indonesia tergabung di  pul A bersama Qatar, Kazakhstan, dan Arab Saudi. Sedangkan rival Merah Putih, Thailand berada di pul D bersama Australia, Tiongkok, dan Hongkong. Sedangkan Vietnam berada di pul C bersama Sri Lanka, Jepang, dan Korea Selatan.

"Kami masih buta kekuatan lawan sehingga tidak ada target khusus. Yang terpenting, para pemain bermain sesuai sistem. Mulai dari blok, servis, spike, menjaga agar bola tidak mudah mati, dan bermain menyerang," aku Samsul.

"Yang menentukan permainan saat pertandingan sebesar 80 persen adalah pemain. Pelatih hanya bisa memotivasi pemain. Semua tim bisa menang dan kalah. Namun, jika pemain dan pelatih bersinergi, prestasi yang diharapkan bisa diraih," kata Samsul.

Kejuaraan ini juga akan diikuti dua rival terberat Indonesia pada SEA Games 2017 yakni Vietnam dan Thailand.

Timnas voli putra Indonesia, rencananya akan bertolak ke Surabaya pada 20 Juli.Vietnam berada dalam Grup C bersama Jepang, Korea Selatan, dan Sri Lanka, sedangkan Thailand bergabung dengan Australia, China, dan Hong Kong di Grup D.


Disinggung mengenai kans Merah Putih, pelatih Palembang Bank Sumselbabel saat Proliga 2017 itu menuturkan, dirinya masih buta akan kekuatan lawan. Pasalnya, tahun ini merupakan debutnya bersama timnas.
Dia pun tidak menargetkan apapun di turnamen itu. Namun, ia ingin timnas bisa lolos fase penyisihan grup untuk kemudian bertemu dengan Vietnam dan Thailand. Kedua negara tersebut merupakan lawan utama timnas di SEA Games nanti.
Melihat peta kekuatan di turnamen tersebut, Samsul pun sudah menyiapkan beberapa opsi strategi yang bakal digunakan timnas. Salah satunya adalah menerapkan permainan cepat dan mengandalkan kerja sama tim. Selain itu, mantan pemain nasional itu juga sudah menyiapkan pemain yang akan menjadi starter dan pemain pengganti. “Saya ingin semua mendapat jatah yang sama untuk menjajal atmosfer pertandingan,” katanya.
Sementara itu, kapten timnas Agung Seganti menuturkan bahwa timnas saat ini masih memiliki kekurangan di defense. Menurut hasil latihan simulasi pertandingan, pertahanan timnas masih dirasa kurang solid saat menghadapi bola-bola cepat.
 “Wajar, karena di skuad kami masih ada pemain-pemain junior. Saya harap teman-teman sudah siap dan solid sebelum pertandingan nanti,” ujarnya. Rencananya, timnas akan bertolak ke Surabaya pada 20 Juli nanti.

PELATIH KEPALA TIMNAS VOLI OPTIMISTIS DENGAN HASIL UNDIAN SEA GAMES

Timnas Voli Putra Berlatih di sentul
Pelatih kepala tim nasional (timnas) bola voli Indonesia, Putut Marhaento, menyambut baik hasil undian alias drawing pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur, akhir pekan lalu.

Menurut Putut, hasil drawing yang dikantongi timnas voli putra dan putri menjadi hal positif menuju pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara.

"Hasil drawing untuk putra dan putri bagus. Negara mana pun yang menjadi lawan kami, ya harus siap dihadapi, harus optimistis," tutur Putut melalui sambungan telepon, Senin (10/7/2017).

"Lawan-lawan memang tidak mudah, tetapi tim harus punya keyakinan untuk menang. Saya juga berharapnya tim bisa menang terus," kata Putut lagi.

Di atas kertas, kompetitor terberat bagi Agung Seganti dkk pada penyisihan grup ialah Vietnam. Pada SEA Games 2015 Singapura, Vietnam berhasil meraih medali perak. Berdasarkan hasil drawing, timnas putra Indonesia masuk ke Grup B bersama Filipina, Timor Leste, dan Vietnam, sedangkan timnas putri Merah Putih bergabung dengan Myanmar dan Thailand pada Grup A.


Sementara itu, pesaing paling tangguh bagi Wilda Siti Nurfadilah dkk pada penyisihan grup adalah sang langganan medali emas, Thailand.

Sejarah mencatat, timnas putri Thailand selalu meraih medali emas SEA Gamessejak 1989.

Saat ini, timnas putri Indonesia tengah berada di Hai Duong, Vietnam, untuk mengikuti turnamen VTV International Volleyball Cup 2017 yang menjadi ajang try out.

Adapun timnas putra masih berada di Padepokan Voli Sentul, Bogor, Jawa Barat, untuk melakoni pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Mereka dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Asia 2017 di Surabaya, Jawa Timur, pada 24 Juli-1 Agustus mendatang.

Berikut hasil lengkap undian cabor voli lapangan pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur.

Putra
Grup A: Myanmar, Malaysia, Kamboja, Thailand
Grup B: Filipina, Indonesia, Timor Leste, Vietnam
Putri
Grup A: Myanmar, Thailand, Indonesia
Grup B: Filipina, Malaysia, Vietnam

Sumber : Juara.net

TIMNAS PUTRI BERTEMU VIETNAM DI SEMIFINAL VTV CUP

Indonesia saat melawan Jepang di ajang VTV cup
HAI DUONG, - Pelatih tim nasional bola voli putri Indonesia, Risco Herlambang, mengaku optimistis anak asuhnya bisa melangkah ke babak final VTV International Volleyball Cup 2017.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Wilda Siti Nurfadilah dkk terlebih dulu harus menyingkirkan sang tuan rumah, Vietnam, pada laga semifinal di GOR Nha Thi Dau, Hai Duong, Kamis (13/7/2017).

"Tidak mudah untuk menang dari Vietnam. Para pemain mereka sudah lama main bersama," kata Risco .

"Namun, Vietnam masih punya kekurangan dalam permainan mereka. Kekurangan itulah yang akan kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya," ucap mantan libero nasional itu.


Pada fase grup, Indonesia mencatatkan dua kemenangan dan sekali kalah. Mereka menundukkan Thailand (3-0), Vietnam B (3-1), dan ditaklukkan Jepang (0-3).Indonesia melaju ke semifinal setelah menempati posisi runner-up pada Grup B. Adapun negara yang berhasil menjadi juara grup adalah Jepang.


Sebagai runner-up Grup B, Indonesia otomatis bertemu dengan Vietnam A yang merupakan juara Grup A. Sementara itu, Jepang akan melawan Suwon Korea Selatan (runner-up Grup A).

Tahun lalu, Indonesia menuntaskan turnamen VTV International Volleyball Cup dengan menempati peringkat ketiga. Selain itu, spiker Aprilia Manganang juga berhasil meraih gelar pemain terbaik turnamen.

"Kami berharap tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu," tutur Risco.


VTV International Volleyball Cup 2017 menjadi ajang pemanasan bagi tim bola voli putri Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2017, di Kuala Lumpur, Malaysia, 19-30 Agustus.

5 MAKANAN YANG HARUS DIKONSUMSI PEMAIN VOLI

Makanan Sehat untuk para Atlet voli
Setiap pemain bola voli dituntut untuk tampil prima di lapangan. oleh karena itu, setiap pemain harus pandai-pandai menjaga kebugaran tubuhnya untuk tetap fit. salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap kondisi di lapangan salah satunya adalah asupan gizi. Dengan gizi yang dan asupan yang pas maka kinerja otot akan bisa maksimal serta memberikan energi yang baik bagi tubuh serta stamina yang tidak cepat loyo.

Untuk bisa memperoleh manfaat yang maksimal dari makanan maka ada baiknya para atlet lebih selektif dalam mengkonsumsi makanan. 

Berikut makanan dengan kandungan energi dan nutrisi yang baik dikonsumsi bagi para atlet yang dikutif dari stylecraze.com, yaitu :

Para Atlet mengkonsumsi pisang saat bertanding
1. Pisang
Kandungan sumber karbohidrat komplek yang mudah diserap tubuh bisa didapat dari buah pisang. Pisang juga merupakan makanan yang sangat ungul dibandingkan makanan sumber energi yang lainnya. Rasa manis pada buah pisang ini tentunya akan mampu meningkatkan mood yang sedang buruk.
Sayur Bayam, mengandung banyak zat besi
2. Sayuran Hijau
Pada saat olah raga akan terjadi proese oksidasi yang menerus pada tubuh, sehingga sangat diperlukan mengkonsumsi sayuran hijau karena mampu mengatasi radikal bebas. Didalam sayuran juga terdapat kandungan berupa serat dan juga vitamin K yang mampu menguatkan tulang serta menjaga tulang. Selain itu juga sayuran hijau mampu menurunkan kolesterol, dan bagi anda pecinta kuliner yang sebagai atlet mengkonsumsi sayuran tentunya akan tidak mudah lapar.
Oatmeal, dan makanan gandum

3. Oatmeal
Sarapan yang sangat baik untuk atlet adalahg makanan padat berupa gandum dan juga oatmeal karena kaya kan kandungan karbohidrat kompleks. Makanan oatmeal juga mempunyai kalori rendah akan tetapi kaya akan serat, sehingga mampu membakar lemak yang berlebihan dan juga mampu melatih otot dengan optimal.
Ubi mengandung Karbohidrat tinggi
4. Ubi
Makanan ubi sangat enak dilidah apabila disantap, dan juga mampu mengenyangkan perut, karena pada ubi terdapat sumber karbohidrat. Makanan ubi ini sangat cocok dimakan apabila setelah melakukan olahraga, dan juga mampu mengembalikan stamina serta menghilangkan lelah.
Telur Rebus
5. Telur
Untuk atlet kandungan protein sangat dibutuhkan karena bisa melatih otot dengan baik, makanan itu bisa didapat pada telur. Agar otot tetap optimal sebaiknya mengkonsumsi telur, selain itu juga tentunya bisa mendapatkan nutrisi dari makanan tersebut. Kandungan kolin didalam telur rebus bisa bermanfaat untuk membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Dengan begitu dapat menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Demikianlah beberapa makanan yang bisa anda coba khususnya bagi pecinta kuliner yang berprofesi sebagai atlet. Olahraga merupakan bagian dari kehidupan para atlet dengan begitu tentunya sangat dibutuhkan makanan yang mampu memberikan banyak energi. Semoga bermanfaat…!

USIR KEJENUHAN, PEMAIN PELATNAS INI PIARA BURUNG MERPATI

SIgit Ardian Sengaja Pelihara Burung Merpati untuk usir kebosanan saat berlatih di Pelatnas Sentul
Para pemain tim nasional voli Indonesia sedang menjalani pemusatan latihan di Padepokan Voli, Sentul, Kabupaten Bogor, sebagai persiapan mengikuti SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Selama menjalani pemusatan latihan, seluruh pemain wajib tinggal di asrama yang tersedia di Padepokan Voli. Mereka baru diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing jika mendapatkan masa libur.

Untuk menghilangkan kejenuhan dan rasa bosan selama berada di asrama, para pemain melakukan berbagai aktivitas.

Salah satu anggota tim voli putra, Sigit Ardian, punya cara tersendiri untuk menghibur diri yakni memelihara beberapa ekor burung merpati.

Pemain yang berposisi sebagai spiker biasanya bermain bersama burung merpati miliknya seusai latihan pagi. Anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) itu tampak antusias saat menerbangkan hewan peliharaannya.

Setelah diterbangkan, burung merpati yang sudah terlatih itu tak lama kemudian kembali lagi ke arah Sigit.

"Saya beli burung merpati beserta kandangnya di daerah Babakan Madang, Sentul. Lokasinya memang tak terlalu jauh dari asrama Padepokan Voli," kata pemain yang berposisi sebagai spiker itu.

Aktivitas ini menarik perhatian sejumlah rekan satu tim Sigit. Bahkan, pelatih timnas voli putri Risco Herlambang juga tertarik dengan burung merpati milik Sigit.Para pemain timnas voli menjalani pemusatan latihan sejak 14 Mei 2017. Setiap harinya, mereka berlatih dua kali, pagi dan sore.

Sebelum menghadapi SEA Games 2017, tim putra akan menjalani try out di Surabaya, Jawa Timur. Mereka akan mengikuti Kejuaraan Bola Voli Senior Putra Asia 2017 (Asian Men's Volleyball Championship) yang berlangsung pada 24 Juli-1 Agustus.

PERASAAN YOLLA YULIANA KEMBALI DIPANGGIL TIMNAS

Yolla Yuliana Kembali berseragam timnas 
Pebola voli Jakarta Elektrik PLN, Yolla Yuliana, mengaku tidak mengira bakal kembali dipercaya memperkuat tim nasional (timnas) untuk SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Apalagi pada Proliga 2017, Yolla tidak bermain satu musim penuh karena menyelesaikan pendidikan strata 1 di salah satu universitas di Bandung, Jawa Barat.

"Jujur saja, saya merasa agak canggung balik lagi ke timnas. Saya banyak tertinggal, terutama untuk urusan fisik. Makanya,  saya harus berlatih lebih keras lagi untuk mengejar," kata Yolla kepada JUARA beberapa waktu lalu.

"Namun, di sisi lain, saya juga merasa senang karena masih diberi kepercayaan oleh PBVSI untuk membela timnas," ucap Yolla lagi.

Yolla tercatat sudah dua kali membela Indonesia pada ajang SEA Games, tepatnya pada 2013 dan 2015. Pada dua kesempatan tersebut, Yolla meraih satu keping medali perak dan satu keping medali perunggu.

Tahun ini, Yolla dan timnas putri diberi target meraih medali perak. Target itu, tutur Yolla, masih realistis.

Akan tetapi, quicker kelahiran Bandung, 16 Maret 1994 tersebut menilai Indonesia harus semakin waspada.

"Pesaing tambah banyak. Setelah hasil medali perunggu dua tahun lalu, bisa dilihat kalau negara-negara lain juga memperbaiki diri," ucap Yolla.

"Kalau ditanya lebih berat mana, tahun ini atau dua tahun lalu? Saya bisa menjawab lebih berat sekarang," kata pebola voli binaan klub Alko Bandung itu.

Lebih lanjut, Yolla mengatakan bahwa salah satu kendala utama timnas ialah kerja sama. Menurut Yolla, team work tidak dapat dibangun dalam rentang waktu yang singkat.

Jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lain yang berlatih bersama sejak masih berstatus junior, materi timnas Indonesia justru kerap mengalami bongkar pasang.

"Hal inilah yang terkadang membuat kebersamaan tim kita kurang solid. Sementara tim lawan karena dari junior sudah bareng, jadinya kompak banget," kata penyandang gelar Sarjana Ekonomi itu.

Sejak dipertandingkan pada SEA Games 1977, timnas voli putri Indonesia tercatat baru satu kali meraih medali emas, tepatnya pada SEA Games Singapura 1983.

Selebihnya, tim putri Merah Putih meraih enam medali perak dan delapan medali perunggu.

sumber : juara.net